Hidup Harus Memilih

Syahdan, terdapat  dua bibit yg terhampar di sebuah ladang  yg subur. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar, aku ingin menjejakkan akarku dengan kuat ke dalam tanah, aku ingin membentangkan dahan-dahanku setinggi mungkin, menjulurkan daunku sejauh mungkin. Aku ingin menyambut sinar mentari dan kelembutan embun di pucuk-pucuk daunku

Ahirnya bibit itu tumbh sebagai pohon yang besar, kuat dan tinggi.

Di tempat  yang tidak jauh dari situ,  bibit yang lain  bergumam, “Aku takut menjejakkan dengan kuat akarku ke tanah, bukankah di bawah itu sangat gelap,aku tidak tahu ada apa di dalam sana, kalau  tunasku menembus tanah, aku takut tunasku terkoyak, siput-siput  akan datang memakanku. Atau  mungkin saja anak-anak nakal akan datang dan mencabutku dari tanah. Kalau  pun aku berhasil tumbuh nanti, dan membentangkan dahan-dahanku  ke atas, akan tertiup  oleh angin kencang, aku takut daun-daunku  terkoyak angin. Aku juga takut buahku dimakan oleh burung-burung pipitit. Ahh, mending aku nunggu aja deh sampai keadaan aman

Bibit itu pun menunggu dalam kesendirian

Akhirnya datanglah ayam yang mengais-ngais  tanah dan menemukan bibit itu. Tamatlah riwayatnya

Renungan

Memang selalu ada pilihan dalam hidup. Selalu ada lakon yang disiapkan untuk kita perankan,. Hanya saja kita lebih sering pesimis, terlalu banyak pertimbangan, ketakutan, kengerian, takut gagal dan sebagainya yang lebih seringnya kita ciptakan sendiri.

Kita terlalu sering membuat alasan-alasan  sendiri untuk tidak memulai

Kawan…hidup adalah pilihan…pilihlah salah satunya dengan bijak kemudian lakoni dengan keyakinan untuk berhasil

Faidza azamta fatawakkal ilalha

“Jika kamu sudah bertekad kuat, maka bertawakkallah kepada Allah”

Advertisement

Keyword Spyglass 300x250

5 Responses to “Hidup Harus Memilih”

  1. anbhar

    Feb 01. 2011

    mantap daeng….

    Reply to this comment
  2. Ipul Dg. Gassing

    Feb 02. 2011

    Jadi..? pilihannya Solo atau Makassar ?
    :D

    Reply to this comment
  3. titi

    May 23. 2011

    Subhanallah kisah yang penuh inspirasi… membuang rasa pesimis.
    ijin share ya..

    Reply to this comment

Leave a Reply